Persepsi Bersifat dugaan dan sesuatu yang permanen
Assaalamualaikum all..
Namaku Yuliana Nurhadi Ningsih Kuliah di Institut Stiami - Kampus Pusat. Kali ini aku akan sharing tentang persepsi dan merupakan bagian dalam mata kuliah Integreted Marketing Communication. Yuk kita simak.
Menurut Sunaryo (2013) persepsi merupakan proses diterimanya rangsangan melalui pancaindran yang didahului oleh perhatian sehingga individu mampu mengetahui, mengartikan dan mengahayati tentang hal-hal yang diamati, baik yang berasal dari dalam maupun dari luar diri individu.
dalam hal ini persepsi yang berarti dugaan atau suatu refleks dari seseorang tanpa mempertimbangkan dan menalar hanya dalam pandangannya.
Jika seseorang sudah memiliki persepsi akan sesuatu, apakah persepsi tersebut menjadi sesuatu yang permanen? jawabnnya adalah Ya, karena jika sesorang selalu menggunakan persepsinya hanya dari pandangan, sampai kapanpun ia akan tetap seperti itu, dan Presepsi juga dapat mempengaruhi seseorang dalam berkomunikasi.
dalam kasus ini ada salah satu contoh seperti berikut :
Sita ingin membeli skincare di online shop dan ia mengatahui produk tersebut lewat Instagram, pada saat itu Sita sangat membutuhkanya dan tertarik dengan produk tersebut. maka dari itu ia membeli disalah satu online shop. kemudian pada saat ia ingin membeli produk skincare tersebut ia melihat komentar dari produk tersebut ada beberapa orang yang berpersepsi bahwa produk skincare tersebut tidak berpengaruh positif terhadap wajahnya. Sehingga dari presepsi beberapa orang tersebut membuat Sita bingung harus membeli atau tidak. Padahal seharusnya Sita berkomunikasi dahulu kepada Si pembeli tersebut. Dalam hal ini memungkinkan bahwa persepsi dapat mempengaruhi komunikasi seseorang dan bersifat permanen.
Nah, Semoga dari penjelasan diatas dapat membantu dan bermanfaat 😊

Komentar
Posting Komentar